Persinggahan. . . . .
Perempuan mana yang mau hanya menjadi persinggahan?
Hampir tak ada sepertinya. Engkau para wanita di masalalunya
janganlah terburu menganggap orang lain sebagai persinggahan, engkau yang di
masa lalunya apakah kamu yakin kamu terbaik ? jika kamu yakin kamu terbaik
mengapa lelakimu mengumbar janji kepada wanita lain, mengumbar kata-kata indah
mengumbar tentang hubunganmu dengannya yang tak harmonis itu. Seharusnya kamu
sadar dia sudah tak nyaman bersamamu. Dia hanya sekedar berjuang untuk beberapa
saaat hingga dia menumukan orang yang dirasanya nyaman untuknya.
Janganlah terburu menyalahkan coba tanyalah kepada lelakimu dahulu
dan mintalah dia menjawab dengan sebenar-benarnya. Tahukah kamu? Dia dihadapan
wanita lain sudah tak menganggapmu ada. Tapi kamu berusaha mati-matian
memperjuangkannya. Nah dia asik dengan yang lain. Jikalau dia sudah tak
menganggapmu ada, hak wanita lain jikalau memang mau menjalin suatu hubungan
dengan lelakimu, karena lelakimu sudah tak menganggapmu ada.
Jikalau dari awal wanita itu mengetahui dia milikmu tak pernah
sedikitpun ada wanita mau mendekat dengannya, hanya karena dia yang
gembar-gembor enggak punya kekasih ke sana sini dan mulai memberikan
sinyal-sinyal tentang perasaan sukanya kepada wanita lain. Jika kamu memang tak
ingin ada perempuan lain jagalah dia, buat dia nyaman bersamamu, buat dia
menjadi orang yang apa adanya di depanmu. Jangan hanya menyalahkan wanita lain
dengan mengecap wanita singgahan.