Bismillah . . .
Untuk semua yang pernah menetap di hati mereka
Perempuan… sebagian besar tak ada yang mau di tinggalkan ataupun
meninggalkan. Tetapi seiring berjalannya sebuah hubungan sifat-sifat jelek itu
muncul secara alami, karena itu sifat asli seseorang entah itu laki-laki atau
perempuan. Tidak hanya itu rasa bosan karena terlalu dikekang dan kemanapun
selalu dengannya, belum lagi dengan rasa curiga yang berlebihan hingga
menimbulkan ketidaknyamanan atau kontak fisik yang terlalu sering sehingga
membuat dia merasa tak dihargai, semua ini tak kenal laki-laki atau perempuan.
Saat engkau ditinggalkan lelakimu pastilah rasa sedih itu hadir tak
hanya rasa sedih bahkan benci tiba-tiba datang. Belum lagi dengan adanya
perempuan baru yang mampu mengisi kekosongan hati lelakimu, (dulu). Rasa tak
ikhlas, iri ah entahlah rasa apa itu pasti bercampour menjadi satu, membuat
emosimu naik turun hingga terkadang engkau sampai-sampai menggangu hubungan
mereka. Entah dengan sekedar komen-komen pedas di akun media social si
perempuan baru atau bahkan datang langsung kepadanya.
Ingat saudaraku perempuan, itu hubunganmu dengan si lelaki itu
bukan si perempuan baru. Untuk apa sebenarnya kau melakukan itu, hanya sekedar
melampiaskan emosi?. Kau seharusnya tau, jika kau melakukan perbuatan seperti
di atas kau dianggap remeh oleh mereka karena kamu tak mampu melupakan dan
mendapat kekasih yang lebih baik darinya. Mungkin malah mempermalukan dirimu
sendiri dengan melakukan hal itu. Tak ada salahnya jika hanya melihat dri
kejauhan dan menahan emosi, bersabar sejenak itu lebih baik. Coba perhatikan
sebenarnya siapa lelakimu itu? Dia yang benar-benar tak baik atau si perempuan
baru itu. Bukan asal ceplas-ceplos sana-sini menjelek-njelkkan mereka berdua.
Ingat si perempuan itu sama sepertimu yang lebih sering menggunakan
perasaannya ketimbang akalnya. Kamu harus tau itu. Mungkin saja lelakimu tak
berkata yang sebenarnya mengenai hbungan kalian dahulu yang hancur ditengah
jalan. Bukan karena mau si perempuan jika itu terjadi, dia adalah orang baru
dalam kehidupan lelakimu jadi tak perlu menyalahkannya, lekaslah mawas diri apa
yang sebenarnya terjadi dengan hubungan kalian sehingga bisa hancur seperti
itu. Mungkin saja itu dari kesalahanmu sehingga lelakimu meninggalkanmu untuk
perempuan yang lain, mungkin salah satunya sifatmu atau tingkah lakumu atau
apapun itu seperti yang tertulis di paragraph pertama itu.
Hai saudaraku perempuan ingat tak ada wanita yang rela melepasnya
pergi begitu saja, terlebih dia langsung mendapatkan sesorang yang baru. Begitupula
para lelaki, seharusnya kita memang harus mawas diri, dan mencoba menerima
setiap guratan takdir dari-Nya. Bukankah itu lebih menyenangkan daripada
bermusuhan di sana-sini.
Malang, 17 Maret 2016