Minggu, 28 Mei 2017

ANTARA





Antara
Antara melupakan dan mengikhlaskan, ternyata tak mudah untuk itu semua. Segala ceritaku dan ceritamu terkenang di jalanan kota ini. Tiada habisnya aku merindukanmu, lagi dan lagi. Ah yasudahlah ini hanya kerinduan sementara, anggap saja begitu.

Tak mudah memang, jika biasanya aku dan kamu ke sana kemari bersama, mengeluhku padamu, bersandarku padamu, bercerita segalanya padamu. Dan saat ini tiba-tiba kau tak berkabar tuan.
Aku mencoba mengikhlaskan kenangan itu terbawa angin dijalanan, di perbukitan, di warung-warung kopi yang pernah kita singgahi kala itu. Ini benar-benar membuatku sesak tuan. Tapi aku akan terus mencobanya tuan. Aku tak ingin larut dalam perihnya ini tuan.
 
Aku mengerti saat ini aku harus benar-benar berhenti. Berhenti untuk segala yang tentangmu tuan. Jangan tiba-tiba engkau kembali tuan, karena aku hanya akan menjadi lemah lagi dan lagi. Entah mengapa begitu menyakitkannya ini tuan.

Semoga segalanya lekas membaik wahai hati dan fikiran. semoga Tuhan selalu memberkahi.

Dipertemukan Kembali

Hallo lama tak bersua yaaa ~ Sebelum lanjut coba deh kalian baca di tulisanku yang berjudul “ Tuan Pejalan Pujaan Hati” di tulisan itu aku b...