Sabtu, 22 Juli 2017

LELAKI BERAMBUT PANJANG ITU . . .




Lelaki berambut panjang itu,

Tak pernah terfikirkan sebenarnya tentang mereka, yaa mereka para lelaki berambut panjang. Awalnya aku hanya mengenal seorang kawan yang berambut gondrong. Lalu tak lama kemudian sering sekali mengenal orang baru yang berambut gondrong. Mungkin banyak yang berfikiran miring tentang lelaki berambut gondrong. Entah tentang tingkah lakunya atau sekedar pergaulannya.

Yaa awalnya dulu sempat diriku ini berfikiran sempit kalau lelaki berambut gondrong itu pasti anak nakal yang gak punya sopan santun. Yaa Tuhan, ternyata itu salah besar. Mereka yang ku kenal yang berambut gondrong adalah mereka yang memiliki kehidupan sosial yang baik. Seperti, lebih mudah bergaul dengan orang baru, menghargai hadirnya orang baru, menjaga tingkah laku dengan orang baru, dan jika telah lama menganal mereka adalah manusia-manusia baik yang mampu menjadi pendengar dan pembicara yang baik.

Mereka adalah manusia penolong yang tak pernah meminta imbalan. Ikhlasnya mereka itu lebih-lebih. Yaa meskipun setiap manusia memiliki sisi buruknya masing-masing tapi tidak semua lelaki gondrong itu tak baik. Tergantung saja di mana mereka dibesarkan, di mana mereka mengenyam pendidikan.

Lebih-lebih jika mereka adalan lelaki lulusan pesantren salaf yang kental sekali dengan kitab-kitab kuning. Dan yang khas lagi mereka suka sekali dengan tembakau. Yaa jika tidak semua mumgkin kebanyakan orang yang saya kenal. Tapi mereka adalah orang baik yang menguasai ilmu agama tentunya tak pernah memperlihatkan kemahirannya dalam ilmu agama.
 
Okee kembali lagi pada gondrong, memang tak semua santri salaf menyukai rokok dan berambut gondrong. Dan tak hanya santri salaf saja yang menyukai rambut gondrong. Tapi percayalah mereka yang berambut gondrong belum tentu orang yang tak baik. Tak jarang dari mereka adalah manusia yang benar-benar baik.

Bagiku lelaki gondrong dan penyuka tembakau terlebih lagi mereka selalu suka dengan warung kopi, hehe sok tau gak sii akunya. Ya mereka adalah manusia-manusia dengan tingkat kesenian yang tinggi bagiku loh yaa, jika kalian tak setuju tak apa. Karena mungkin orang yang kutemui tak sama dengan yang kalian temui. Hahaha

Meraka tak terlalu menonjolkan kemampuannya, terlebih jika bertemu mereka di warung kopi. Yaa dengan style yang apa adanya itu membuat kita sering tertipu dengan penampilan luarnya, karena banyak dari mereka adalah manusia-manusia seni yang memliki kemampuan seperti menggambar, fotografi, menulis, bermusik ah banyak sekali lainnya.

Dan entahlah sejak kapan aku mengagumi lelaki berambut gondrong yang berteman tembakau dan cangkir-cangkir kopi itu, terlebih lagi mereka suka berkendara dengan vespa. Yaa bagiku mereka sedap dipandang oleh mata, anggap saja mereka itu keren begitu yaa. Belum lagi kalau mereka sedang mengibaskan rambutnya atau menguncir rambutnya. Tuhan makhluk-Mu yang satu ini indah sekali. Wkwkwk *mungkin aku sedang gila

Lalu terimakasih para lelaki gondrong karena kalian selalu sedap dipandang dan semoga semua lelaki gondrong yang kukenal maupun tidak kalian adalah manusi baik seperti di atas. Dan kalian yang tak setuju dengan tulisanku yaa maafkan diriku yaa.

Dan malam ini saat aku menulis ini di tempat ini banyak sekali lelaki gondrong itu. kalian luar biasa ndrongg. Dan trimakasih untuk manusia di foto itu hahaha.
Malang, 22 juli 2017 22.00WIB

Selasa, 18 Juli 2017

SEBUAH USAHA MELUPAKAN



Sebuah Usaha Melupakan

Dan sebuah usaha melupakan itu tiada henti kulakukan. Seperti, berjalan menyusuri rerimbunan, pantai, yang sepi. Lalu sesekali menari bersama angin saat angin datang berhembus. Sesekali pula duduk terdiam di bawah pepohonon sambil memandang hampa lalu menangis senggukan.

Tak hanya itu, rutinitas berlari yang pura-puranya untuk mengurangi timbangan berat badan. Yaa sebenarnya itu hanya alasan klasik saja. Bagiku “berlari adalah pelarian terbaik saat hati sedang tak baik” yaa begitu kurang lebihnya berlari saat ini. Yaa setidaknya agar hati ini mampu segera berdamai dengan masa lalu kelam itu

Lalu membaca novel-novel roman yang bertema patah hati. Oh Tuhan ternyata itu makin membuatku selalu mengingatnya. Lalu pernah suatu hari kucoba membaca novel bertema jatuh cinta. Nah, ini novel yang tepat. Karena mungkin saja hati ini kembali berharap pada anak manusia yang baik hati yang benar-benar tak akan melukai.

Tapi semua usaha itu saat ini belum cukup banyak membuahkan hasil. Butuh waktu yang panjang sepertinya untuk benar-benar sembuh dari luka masa lalu itu. Belum lagi jika dia tengah menggoda sekedar bertanya kabar. Tuhan rasanya usahaku selama ini seperti debu yang terbawa angin begitu saja. Yaa mungkin karena rasa itu belum hilang sepenuhnya.

Yaa begitulah diriku jika sudah mencinta. Apalagi mencintaimu ini sepertinya terlalu dalam hingga aku jatuh ke dalam jurang cinta itu sendiri. Harapku semoga ada anak manusia yang berbaik hati membantuku keluar dari jurang dalam ini.

Yaa harapku tak pernah lelah kulantunkan padaNYA. Pada setiap sujud dan bait-bait do’a. Tiada berhenti memohon. Yaa karena penawar dan penolong terbaik akan datang dari-NYA. Aku benar-benar percaya itu.

Malang, 19 Juli 2017 (01.33 WIB)
*aku : perempuan setenggah waras karena cinta yang gemar menari bersama angin yang dipercaya lekas membawa dia entah ke mana

Dipertemukan Kembali

Hallo lama tak bersua yaaa ~ Sebelum lanjut coba deh kalian baca di tulisanku yang berjudul “ Tuan Pejalan Pujaan Hati” di tulisan itu aku b...